Sabtu, 25 Juli 2015

Allah itu Maha Baik

Setiap orang tidak luput dari kesalahan, dan aku baru saja melakukan kesalahan....

Aku mendapatkan teguran karena melakukan kesalahan dengan berusaha "mengakali" kegiatan di klinik, mungkin hal tesebut lumrah dikerjakan oleh orang lain dan tidak terjadi apa apa dengan mereka, amaan..

Namun..... Mungkin karena Allah sayang kepadaku..
disaat aku mencoba keluar jalur sedikit dengan mencoba "mengakali" pasti ketauan dan ada aja masalah berantai yang bisa ditimbulkan karena aku mencoba di jalan yang tidak benar.
Memang manusia tempatnya khilaf, dan aku sudah kapok untuk melakukan di jalan yang tidak diberkahi. Tidur tidak tenang, setiap menit merasa bersalah dan terngiang saat-saat ditegur, merasa malu, rasanya benar-benar tidak nyaman....

Baru tersadar, Bukankah setiap tindakan kita di muka bumi ini untuk mendapat Ridho Allah dan dalam rangka beribadah kepadaNya? jadi harus tetap berusaha menjaga kejujuran dan integritas diri.

Mungkin aku gelap mata karena terlalu lelah masa koass yang belum kunjung selesai, dan mencoba mengakali supaya cepet selesai. tapi yang ada aku lupa akan jalan Tuhan...
Kehidupan dan agama tidak bisa dipisahkan, kalau ada yang bilang jangan terlalu naif karena selalu membawa agama maka coba tanyakan saja "Lalu dimana tempatku dapat meletakan agama dan kutinggalkan sejenak?" Aku rasa jawabannya tidak ada :p

Aku senang baru saja mendapat masalah, Banyak teman yang selalu mem backup dan support saat aku kena masalah. Kejadian ini dapat jadi pelajaran bagiku untuk kedepan nanti, Jika saat masih diawasi saja aku "berani" mengakali apalagi nanti kalau sudah tidak diawasi dan dapat bertanggung jawab dengan pekerjaan sendiri sebagai Dokter Gigi. Jadi dari sekarang harus kupertahankan yang sudah baik dan membuang yang tidak baik. Hmmm mungkin tidak usah buru buru yang penting berkah dan berilmu :)

Dan tahukah ? Allah Maha Baik, aku hanya di sadarkan dan nasehati oleh dosenku dan tidak diberikan hukuman yang berarti :') Allahu Akbar 

Beberapa kutipan yang diberikan temanku dan dapat menguatkan disaat jatuh kemarin :
 
" Pederitaan adalah hadiah. Di dalamnya tersembunyi kasih. Tuhan kadang mengajari kita lewat kesuitan. Selama kita bersikap positif kepadaNya" -dari buku Haidar Bagir berjudul Belajar Hidup dari Rumi-

"Karena sesungguhhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Sesugguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan" -Q.S Al Insyirah ayat 5 dan 6-

"Seni kehidupan adalah mengatasi masalah ketika ia muncul, bukannya menghancurkan semangat dengan mencemaskan hal-hal yang terlalu jauh di depan-Cicero" -dikutip dari blog teman-

Semoga kita dapat selalu istiqomah ya :)

Sabtu, 09 Mei 2015

Menghidupkan Iman :)

Tahukah engkau,
Ada yang mencintaimu melebihi cintanya lebah terhadap bunga ?
Melebihi setia nya bulan yg dalam porosnya mengikuti bumi?
Dia mencintaimu bahkan sebelum mengenalmu,
Belum melihat rupamu, atau mendengar suaramu


Dialah Rasulullah Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam


Yang ketika di akhir hayatnya masih mencemaskan kita, umatnya...
"umati umati umati"

Adakah di dunia yang dapat mencintaimu melebihi cinta nya ?
Dan apakah kita sudah mencintai nya selayaknya beliau mencintai umatnya?

Kadang lalai dan terlupa untuk mengisi ruang di hati ini dengan cinta kepadanya
Seringkali kita penuhi hati ini dengan cinta yg sia sia, yang tidak kekal.. kepada manusia

Kita terpaut jauh dari zaman Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam,
Semakin sulit menghidupkan kembali memoar untuk mencintainya
Terutama dari kita para pemudi pemuda yang termakan perkembangan zaman

Waktu bergilir, zaman berganti
Namun Al-Quran dan Sunnahnya tidak akan berubah
Itu yang beliau sisakan sebagai panduan untuk kita, umatnya, agar dapat bertemu dengan nya kelak di Surga


Rabu, 05 Februari 2014

.........

5 Februari 2014

Aku sudah lelah menangis, ternyata masalah pertemanan dan keluarga adalah masalah yg paling pelik. Karena saat mempunyai masalah kuliah atau pun organiasi yang aku gunakan sebagai tempat cerita ya mereka, kalau punya masalah dengan mereka mau cerita ke siapa ?  Bahkan sekarang aku kehilangan deskripsi teman itu yang seperti apa.. Pusing. Tapi jalani aja sepertinya, dan pilih yg membuatmu bahagia.

Rabu, 29 Januari 2014

Hamdallah

Assalamu'alaykum :)
Alhamdulillah hari ini aku bisa hadir dalam kegiatan kajian rutin di Kampus, ternyata memang benar kalau iman itu memang butuh di recharge. Kajiannya membahas tentang tafsir surat Al-Ashr yang berarti demi masa. Sungguh menarik ! Mungkin karena manusia sering lalai dalam memanfaatkan waktu.

Hmm, akhir-akhir ini mungkin aku lupa untuk bersyukur, sehingga rasanya hari-hari ku kurang sempurna. Atau tepatnya..... bukan karena kurang sempurna tapi karena aku kehilangan kontak dengan-Nya. Mungkin ibarat ponsel yang menangkap sinyal lemah sehingga tidak berfungsi untuk komunikasi.

Dan aku tersadar jika berkumpul dengan orang-orang yang senantiasa mengingat Allah Subhannahu Wa Ta'ala, maka kita pun akan terbawa. Lingkunganmu adalah tempatmu bercermin.

Sekian, Fin :)

Kamis, 16 Januari 2014

Sampai mana batas (?)

Pernah kuceritakan bahwa ada satu hal yang pernah ku sesali lalu merubah hidupku? Ya disaat aku sadar setelah kehilangan seseorang teman. Sejak dari saat itu, aku mulai berusaha untuk membahagiakan orang disekitarku. Karena terkadang kita belum menghargai apa yang sudah di dapatkan sebelum merasakan yang namanya kehilangan..

Tapi aku sendiri bingung, sampai dimana seharusnya batas membahagiakan yang aku bisa ? Terkadang aku berusaha memberi-memberi dan memberi, tapi beberapa teman menyadarkan bahwa hal yang kulakukan berlebihan atau mungkin bisa membuat annoying. Sebenarnya mungkin tidak ada yang salah, aku hanya harus belajar untuk menjadi leih dewasa dimana dapat menempatkan diri pada situasi dan keadaan.

Pernah kutulis juga bahwa hati itu tidak dapat mengingkari kan ? Ternyata selain itu, hati juga bisa membutakan. Ini yang membedakan laki-laki dan perempuan. Mungkin perempuan terlalu menggunakan hati, dan tidak untuk laki laki (yang mungkin bisa mempermainkan hati perempuan dengan logika nya), hahaha itu hanya pendapat asal ku saja.

huuff tidak tahu apa yang harus dilakukan, semoga aku dapat belajar, berkembang, dan dapat menghilangkan kebiasaan overthinking ku. Yes, I Hope...